1. Tipe bedak. Secara
umum tipe bedak
dibedakan menjadi 2 bentuk. Yaitu, bedak padat (compact powder) dan bedak tabur (loose powder). Bagi Anda yang suka bepergian dan tidak sempat
merias wajah di rumah, maka bedak tabur akan lebih cocok karena bedak tipe ini
sangat praktis untuk di bawa pergi kemana saja. Begitu juga sebaliknya, jika
Anda merias wajah di rumah maka sebaiknya gunakan bedak tabur.
2. Pemilihan warna. Untuk kulit Asia, baik yang kuning
atau sawo matang. Umumnya bedak dengan nuansa warna kuning maupun kecoklatan
lebih sesuai dibanding dengan bedak warna pink maupun putih pucat.
Jika Anda ragu, bisa menggunakan
bedak warna transparan yang lazim disebut dengan bedak Tranlucent Powder. Karena bedak transparan ini warnanya hampir
polos, maka sifatnya adaptif. Cocok untuk semua jenis warna kulit, kecuali
jenis warna kulit yang sangat gelap, maupun sebaliknya yang sangat pucat. Untuk
kedua jenis warna kulit ini, pilih bedak yang warnanya mendekati (ataupun satu
warna lebih muda) dari warna kulit yang sangat gelap maupun sangat pucat
tersebut.
Ketika mencoba warna bedak di toko,
cobalah bedak tersebut pada bagian tengah antara leher dan wajah. Jika tidak
memungkinkan, cobalah di bagian dalam pergelangan tangan, karena warna dibagian
tersebut paling dekat dengan warna kulit wajah. Dengan demikian, bisa diketahui
mana yang cocok dengan Anda.
3. Penggunaan. Setelah membubuhkan foundation dan concealer, diamkan sebentar lebih kurang selama 1-2 menit agar
meresap dan menyatu dengan tekstur kulit. Sesudahnya, baru bubuhkan bedak yang
dikonsentrasikan pada bagian wajah yang cendrung berminyak, yaitu daerat T
(dahi, hidung, dagu).
Agar tampak
halus bubuhkan bedak dan buang kelebihannya dengan menggunakan kuas bulu tebal.
Besihkanlah dengan gerakan memutar menuju arah bawah (arah dagu). Hal ini akan
menghilangkan kelebihan/gumpalan bedak pada kulit, terutama pada sekitar garis
rambut dan alis.
Bisa juga
Anda membubuhkan bedak langsung menggunakan kuas, tapi ingatlah untuk tetap
membersihkan wajah dari sisa kelebihan bedak sesudahnya. Gunakan bedak sebelum
Anda mulai merias wajah, agar rias tersebut awet/tahan lama. Ingatlah bahwa
rias wajah, termasuk bedak, perlu waktu untuk diserap dan menyatu dengan kulit.
Sesudah Anda menggunakan bedak, tunggulah selama 1-2 menit. Jika tampilan bedak
tersebut terlalu mencolok/terlalu tebal, maka sapukanlah kuas bulu tebal pada
permukaan wajah. Lalu semprotkan sedikit facial spray maupun air mineral dan
tepuk-tepuk dengan lembut menggunakan tisu.
Gunakan
bedak di bawah mata sebelum mulai merias mata, agar partikel-partikel rias mata
(terutama eye-shadow) yang jatuh
tertangkap oleh butiran bedak hingga mudah dibersihkan dan riasan tidak rusak.
Ada beberapa
tips yang dapat Anda gunakan dalam memakai bedak berdasarkan jenis kulit,
yaitu:
a. Bagi yang memiliki kulit normal atau
kering, maka gunakan bahan bedak yang mengandung pelembab agar tidak menggumpal
pada kulit wajah hingga wajah tampak halus. Cermati agar Anda tidak menggunakan
bedak terlalu banyak. Selalu gunakan (moisturizer)
sebelumnya, untuk menghindari menggumpalnya bedak pada garis-garis wajah.
Karena Indonesia merupakan daerah tropis, sebelum memakai bedak sebaiknya Anda
menggunakan pelembab atau krim anti-keriput yang mengandung anti sinar
matahari, seperti SPF 15.
b. Bagi yang memiliki kulit wajah berminyak,
maka gunakan bahan bedak yang mengandung bahan penyerap minyak agar wajah
tampil selalu segar. Jika kulit tampak mengkilap tengah hari, jangan langsung
bubuhkan bedak. Serap dulu miyak tersebut dengan tisu. Baru bubuhkan bedak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar