Pada saat
hamil, biasanya ada beberapa keluhan yang sering dirasakan, di antaranya: pertama, pusing-pusing. Tapi jangan
khawatir karena ada solusinya, yaitu: Pijat-pijat daerah kepala, terutama
disekitar tengkuk. Jika sakit kepela karena animea (tekanan darah rendah) maka
kurangi aktivitas dan hemat pengeluaran energi. Begitu juga dengan hipertensi.
Bila harus minum obat, pilihlah obat yang aman bagi ibu hamil. Selnjutnya,
tidur cukup dan hindari stres.
Kedua,
mual (morning sickness). Untuk
menghilangkan atau menguranginya, Anda dapat mencoba untuk bisa makan sedikit
namun sering, misalnya makan biscuit. Minumlah wedang jahe atau teh manis
hangat sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari. Perbanyak mengkonsumsi
makanan tinggi karbonhidrat. Perbanyak minum air putih, susu rendah lemak atau
jus buah untuk mengganti cairan yang dikeluarkan selama muntah dan terhindar
dari dehidrasi. Mengkonsumsi Vitamin B6 dan menjauhi makanan pedas. Jika mual
dan muntah terus berlangsung hingga usia kehamilan memasuki trimester kedua,
segera berkonsultasi ke doker.
Ketiga,
sembelit. Jika sembelit datang pada saat hamil, Anda dapat minum air putih
minimal 2-3 liter per hari. Mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang dengan
tinggi serat. Berjalan-jalan santai untuk membuat gerakan peristaltic menjadi
lebih baik. Jangan menggunakan obat pencahar.
Keempat,
varises. Untuk mengatasinya dapat Anda gunakan pakaian longgar dan santai.
Jangan duduk atau berdiri terlalu lama. Saat duduk di kursi letakkan kaki pada
bangku penyangga. Berjalan-jalan santai untuk merangsang aliran darah. Perbanyak
sayuran dan buah-buahan. Jika bekerja, kurangi pekerjaan yang mengangkat beban berat
atau bahan berbahaya. Tiduran dengan posisi miring ke kiri, sesekali angakat
kedua kaki lebih tinggi.
Kelima,
sering buang air kecil. Kalau Anda mengalami beser (sering buang air kecil),
sebaiknya Anda jangan menundanya. Pastinya daerah vagina akan lembab karena sering
buang air kecil. Oleh sebab itu, jagalah kebersihan di daerah vagina. Walaupun
sering buang air kecil tetapi Anda jangan mengurangi porsi minum. Periksalah
kedokter, jika terjadi infeksi pada saluran atau kandung kemih. Tanda-tandanya
adalah rasa nyeri ketikakencing dan warna air kencing berwarna merah atau
keruh.
Keenam,
terasa pegal-pegal. Kalau hal ini teradi pada Anda maka sebainya konsumsi susu
dan makanan yang kaya kalsium. Di samping itu, sempatkan untuk berolahraga
ringan.
Ketujuh,
terjadinya pembesaran pada payudara. Maka sebaiknya Anda mengganti bra baru
yang ukurannya sesuai dengan perkembangan payudara Anda. Sehingga bra yang
Anda pakai tak menyiksa dan terasa
nyaman serta serta dapat menyokong payudara.
Kedelapan,
mengalami peningkatan orgasme (ingin berhubungan seks). Jika Anda hal demikian,
jangan khawatir dan turuti saja. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
oleh pasangan suami isteri, yaitu: Jagalah daerah sekitar vagina agar bersih
dan kering. Usahakan jangan ada yang mengalami orgasme, meskipun ‘menyiksa’.
Lakukan seks dengan hati-hati, pelan dan halus. Posisi yang baik untuk bercinta
ibu hamil adalah dengan nungging.
Selanjutnya
ada beberapa hal yang perlu Anda hindari untuk melakukan berhubungan seks. Yaitu:
a.
Salah
satu dari pasangan atau kedua pasangan menderita infeksi menular seksual.
b.
Plasenta
menutup jalan lahir. Jika tetap dilakukan dapat menyebabkan terjadi pendarahan
dan keguguran.
c.
Kehamilan
beresiko seperti pernah mengalami keguguran, pernah mengalami kelahiran dini,
infeksi dari masing-masing pasangan dan pendarahan selama hubungan.
d.
Bila
Anda menemukan flek saat berhubungan, itu tanda adanya keguguran, sebaiknya
jangan diteruskan.
e.
Pecahnya
air ketuban atau kebocoran cairan dari vagina.
f.
Terasa
sakit selama hubungan badan.
Kesembilan,
adanya perubahan warna kulit. Warna kulit menjadi lebih gelap. Jangan takut dan
heran karena sudah alamiah. Untuk mengatasinya dengan cara menjaga kebersihan
kulit dengan perawatan. Dan, banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung
protein dan vitamin C.
Kesepuluh,
sering terjadinya kram kaki. Saat kram terjadi, lemaskan seluruh tubuh terutama
bagian tubuh yang kram. Gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki
yang terasa kaku. Pada saat bangun tidur jari kaki ditagakkan sejajar dengan
tumit untuk mecegah kram mendadak. Banyak mengkonsumsi kalsium, air putih,
melakukan senam ringan dan cukup istirahat.
Kesebelas,
terjadinya pembengkakan pada kaki. Jika hal ini terjadi maka sebaiknya Anda
melakukan olahraga yang cukup, seperti berjalan secara teratur selama 15 menit
di pagi dan sore hari. Atau, putar-putar pergelangan kaki agar sirkulasi darah
lancar. Saat duduk sebisa mungkin selalu meluruskan kaki. Hindari duduk dengan
kaki bersilang.
Jangan
paksakan melakukan aktivitas yang berlebihan. Sempatkan untuk beristirahat
sejenak di sela-sela aktivitas, seperti tidur siang. Tidur yang baik adalah
posisi berbaring pada sisi kiri tubuh. Selanjutnya, kurangi asupan makanan yang
mengandung garam.
Kedua belas,
munculnya keputihan. Keluarnya cairan ini adalah normal selama tidak menjadi
banyak, berubah warna, berbau ada rasa gatal atau iritasi segeralah
konsultasikan ke dokter. Adapun solusi keputihan normal saat hamil adalah
antara lain:
a. Gunakan celana dalam yang agak
longgar, tidak ketat.
b. Gantilah celana dalam sesering
mungkin.
c. Celana dalam berbahan katun atau
yang paling mudah menyerap keringat.
d. Gunakan selalu celana dalam yang
kering dan bersih.
e. Jagalah kebersihan dan kelembaban di
daerah sekitar vagina.
Ketiga belas,
terasa sakit dan pegal-pegal pada punggung. Jika harus duduk atau berdiri lebih
lama maka istirahatkan setiap 30 menit. Perbaiki cara dan posisi saat berdiri,
duduk dan bergerak.
Keempat belas,
terjadinya nyeri ulu hati. Jika terasa sakit maka minumlah susu sedikit demi
sedikit. Oleh karena itu, selalu sediakan susu yang sudah diseduh. Janganlah
membungkuk atau berbaring datar, jika ingin berbaring gunakan bantal yang
tinggi.
Kelima belas,
mengalai diabetes saat hamil. Jika Anda diduga mengalami diabetes di atas 140
maka dokter akan menyarankan untuk diet. Oleh karena itu, control gula darah Anda
secara teratur selama ke hamilan.
Keenam belas,
terjadinya sesak nafas. Bila terjadi sesak nafas saat hamil, maka untuk
menghilangkannya dapat Anda lakukan gerakan berupa: pegang kedua tangan di atas
kepala dan lakukan senam hamil.
Berikut
beberapa contoh olahraga senam yang dapat Anda lakukan semasa kehamilan, yaitu:
1.
Rileks.
Duduk bersila. Pandangan ke depan. Kedua tangan arahkan ke depan. Tarik nafas
perlahan, simpan sebentar, lalu buang nafas pelan-pelan. Lakukan secara
belulang-ulang.
2.
Mengayun-ayunkan
kaki. Duduk di kursi agak tinggi atau meja sangkan kakinya ga menyentuh lantai.
Letakan tangan Anda ke belakang. Ayunkan kaki ke depan dan ke belakang secara
pelan-pelan beberapa kali. Setelah itu, ayunkan kaki ke samping, ke kiri dan ke
kanan.
3.
Maju
menekuk lutut. Berdiri lurus disebelah kursi sambil megeng kursi dengan tangan
kiri untuk menjaga keseimbangan. Tarik nafas sambil melangkah ke depan dengan
satu kaki dan tubuh Anda lebih rendah sampai 90˚ di kedua lutut. Buang nafas
sambil kembali lagi ke posisi semula (berdiri). Cobalah untuk melakukan 10-15
pengulangan.
4.
Tarik
kaki ke atas dan ke bawah. Posisi tubuh berbaring. Gunakan siku untuk
bersandar. Angkatlah kaki ke atas kira-kira 6 inci dari kaki bawah. Kemudian
turunkan kembali kaki ke bawah. Ulangi sebanyak 20 kali dengan cepat tanpa
istirahat.
5.
Menekuk
lutut. Berdirilah dengan tegak, lebarkan kaki kiri. Dengan jarak kedua kaki 12
inci. Turunkan dan tekuk kedua lutut. Dan kembali lagi ke posisi awal. Cobalah
diualangi sekitar 15 kali.
6.
Naik
turun. Berdiri sekitar satu kaki di samping balok (tinggi balik 12-18 inci).
Biarkan lengan Anda menggantung nyaman. Jaga punggung lurus dan naik ke atas
balok dengan kaki kanan Anda. Dengan gerakan pasti dan terkendali
perlahan-lahan tarik tubuh ke atas dengan menggunakan kaki kanan Anda. Pada
saat turun, gunakan kaki kiri terlebih dahulu. Ulangi posisi awal dan
seterusnya. Cobalah lakukan pengulangan gerakan itu 20-30 kali.
7.
Bermain
dumbel. Letakkan bola lentur besar (bola swiss) di antara punggung dan dinding
tembok. Pegang dumbel di masing-masing tangan dengan telapak tangan menghadap
tubuh. Tekuk ke dua lutut ke bawah sedikit lalu tahan. Naik turunkan dumbel
dengan kedua tangan anda. Cobalah laikukan 10-15 kali pengulangan.
8.
Bermain
bola swiss. Bola lentur besar (bola swiss) diletakkan di antara punggung dan
dinding. Bersandar di bola swiss dengan ke dua kaki Anda. Tarik nafas sambil
perlahan-lahan turunkan tubuh, membungkuk di pinggul dan lutut. Setelah Anda merasa
nyaman, turunkan lagi posisi Anda namun jangan melebihi 90˚ di lutut. Buang
nafas sambil meluruskan kaki dan kembali ke posisi semula. Cobalah diulangi
lagi.
9.
Bola
dengan dumbel. Letakkan bola lentur besar (bola swiss) di antara punggung dan
dinding tembok. Buka kaki selebar bahu dan pastikan jari-jari kaki menunjuk ke
depan. Jangan mengunci lutut, biarkan lengan Anda menggantung nyaman di sisi Anda
dengan telapak tangan memegang dumbel. Kemudian perlahan-lahan tekuk lutut
hingga 90˚. Ambil 3 detik untuk turun, tahan selama 3 detik. Lalu ambil 2 detik
untuk naik, tahan selama 3 detik. Dan kembali ke posisi berdiri dengan lutut
ditekuk sedikit. Cobalah diulangi lagi
10. Jongkok dengan overhead press. Awali
dengan berdiri, kaki agak terpisah, lutut sedikit menekuk. Pegang satu dumbel
di masing-masing tangan, telapak tangan menghadap tubuh. Buang nafas dengan
kaki mengarah ke depan, geser keluar kaki kanan sampai lebih lebar dari
pinggul. Kemudian jongkok lurus ke bawah lalu angkat ke atas dumbel. Tarik
nafas sambil turunkan dumbel kembali ke bahu saat Anda berdiri lagi sembari
menarik kaki kanan kembali ke posisi semula. Cobalah ulangi sebanyak 10-15
kali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar