Lowongan Kerja Freelance

Lowongan Kerja Freelance
Dibutuhkan karyawan freelance dengan sistim kerja online. Bagi Anda yang tertarik silahkan lihat info selengkapnya di http://lowongankerjaonlinefreelance.blogspot.com/

Minggu, 22 Januari 2012

Mengatasi Keluhan Ibu Hamil


Pada saat hamil, biasanya ada beberapa keluhan yang sering dirasakan, di antaranya: pertama, pusing-pusing. Tapi jangan khawatir karena ada solusinya, yaitu: Pijat-pijat daerah kepala, terutama disekitar tengkuk. Jika sakit kepela karena animea (tekanan darah rendah) maka kurangi aktivitas dan hemat pengeluaran energi. Begitu juga dengan hipertensi. Bila harus minum obat, pilihlah obat yang aman bagi ibu hamil. Selnjutnya, tidur cukup dan hindari stres.
Kedua, mual (morning sickness). Untuk menghilangkan atau menguranginya, Anda dapat mencoba untuk bisa makan sedikit namun sering, misalnya makan biscuit. Minumlah wedang jahe atau teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari. Perbanyak mengkonsumsi makanan tinggi karbonhidrat. Perbanyak minum air putih, susu rendah lemak atau jus buah untuk mengganti cairan yang dikeluarkan selama muntah dan terhindar dari dehidrasi. Mengkonsumsi Vitamin B6 dan menjauhi makanan pedas. Jika mual dan muntah terus berlangsung hingga usia kehamilan memasuki trimester kedua, segera berkonsultasi ke doker.

Ketiga, sembelit. Jika sembelit datang pada saat hamil, Anda dapat minum air putih minimal 2-3 liter per hari. Mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang dengan tinggi serat. Berjalan-jalan santai untuk membuat gerakan peristaltic menjadi lebih baik. Jangan menggunakan obat pencahar.
Keempat, varises. Untuk mengatasinya dapat Anda gunakan pakaian longgar dan santai. Jangan duduk atau berdiri terlalu lama. Saat duduk di kursi letakkan kaki pada bangku penyangga. Berjalan-jalan santai untuk merangsang aliran darah. Perbanyak sayuran dan buah-buahan. Jika bekerja, kurangi pekerjaan yang mengangkat beban berat atau bahan berbahaya. Tiduran dengan posisi miring ke kiri, sesekali angakat kedua kaki lebih tinggi.
Kelima, sering buang air kecil. Kalau Anda mengalami beser (sering buang air kecil), sebaiknya Anda jangan menundanya. Pastinya daerah vagina akan lembab karena sering buang air kecil. Oleh sebab itu, jagalah kebersihan di daerah vagina. Walaupun sering buang air kecil tetapi Anda jangan mengurangi porsi minum. Periksalah kedokter, jika terjadi infeksi pada saluran atau kandung kemih. Tanda-tandanya adalah rasa nyeri ketikakencing dan warna air kencing berwarna merah atau keruh.
Keenam, terasa pegal-pegal. Kalau hal ini teradi pada Anda maka sebainya konsumsi susu dan makanan yang kaya kalsium. Di samping itu, sempatkan untuk berolahraga ringan.
Ketujuh, terjadinya pembesaran pada payudara. Maka sebaiknya Anda mengganti bra baru yang ukurannya sesuai dengan perkembangan payudara Anda. Sehingga bra yang Anda  pakai tak menyiksa dan terasa nyaman serta serta dapat menyokong payudara.
Kedelapan, mengalami peningkatan orgasme (ingin berhubungan seks). Jika Anda hal demikian, jangan khawatir dan turuti saja. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pasangan suami isteri, yaitu: Jagalah daerah sekitar vagina agar bersih dan kering. Usahakan jangan ada yang mengalami orgasme, meskipun ‘menyiksa’. Lakukan seks dengan hati-hati, pelan dan halus. Posisi yang baik untuk bercinta ibu hamil adalah dengan nungging.
Selanjutnya ada beberapa hal yang perlu Anda hindari untuk melakukan berhubungan seks. Yaitu:
a.      Salah satu dari pasangan atau kedua pasangan menderita infeksi menular seksual.
b.      Plasenta menutup jalan lahir. Jika tetap dilakukan dapat menyebabkan terjadi pendarahan dan keguguran.
c.       Kehamilan beresiko seperti pernah mengalami keguguran, pernah mengalami kelahiran dini, infeksi dari masing-masing pasangan dan pendarahan selama hubungan.
d.      Bila Anda menemukan flek saat berhubungan, itu tanda adanya keguguran, sebaiknya jangan diteruskan.
e.      Pecahnya air ketuban atau kebocoran cairan dari vagina.
f.        Terasa sakit selama hubungan badan.

Kesembilan, adanya perubahan warna kulit. Warna kulit menjadi lebih gelap. Jangan takut dan heran karena sudah alamiah. Untuk mengatasinya dengan cara menjaga kebersihan kulit dengan perawatan. Dan, banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin C.
Kesepuluh, sering terjadinya kram kaki. Saat kram terjadi, lemaskan seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang kram. Gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki yang terasa kaku. Pada saat bangun tidur jari kaki ditagakkan sejajar dengan tumit untuk mecegah kram mendadak. Banyak mengkonsumsi kalsium, air putih, melakukan senam ringan dan cukup istirahat.
Kesebelas, terjadinya pembengkakan pada kaki. Jika hal ini terjadi maka sebaiknya Anda melakukan olahraga yang cukup, seperti berjalan secara teratur selama 15 menit di pagi dan sore hari. Atau, putar-putar pergelangan kaki agar sirkulasi darah lancar. Saat duduk sebisa mungkin selalu meluruskan kaki. Hindari duduk dengan kaki bersilang.
Jangan paksakan melakukan aktivitas yang berlebihan. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas, seperti tidur siang. Tidur yang baik adalah posisi berbaring pada sisi kiri tubuh. Selanjutnya, kurangi asupan makanan yang mengandung garam.
Kedua belas, munculnya keputihan. Keluarnya cairan ini adalah normal selama tidak menjadi banyak, berubah warna, berbau ada rasa gatal atau iritasi segeralah konsultasikan ke dokter. Adapun solusi keputihan normal saat hamil adalah antara lain:
a.      Gunakan celana dalam yang agak longgar, tidak ketat.
b.      Gantilah celana dalam sesering mungkin.
c.       Celana dalam berbahan katun atau yang paling mudah menyerap keringat.
d.      Gunakan selalu celana dalam yang kering dan bersih.
e.      Jagalah kebersihan dan kelembaban di daerah sekitar vagina.

Ketiga belas, terasa sakit dan pegal-pegal pada punggung. Jika harus duduk atau berdiri lebih lama maka istirahatkan setiap 30 menit. Perbaiki cara dan posisi saat berdiri, duduk dan bergerak.
Keempat belas, terjadinya nyeri ulu hati. Jika terasa sakit maka minumlah susu sedikit demi sedikit. Oleh karena itu, selalu sediakan susu yang sudah diseduh. Janganlah membungkuk atau berbaring datar, jika ingin berbaring gunakan bantal yang tinggi.
Kelima belas, mengalai diabetes saat hamil. Jika Anda diduga mengalami diabetes di atas 140 maka dokter akan menyarankan untuk diet. Oleh karena itu, control gula darah Anda secara teratur selama ke hamilan.
Keenam belas, terjadinya sesak nafas. Bila terjadi sesak nafas saat hamil, maka untuk menghilangkannya dapat Anda lakukan gerakan berupa: pegang kedua tangan di atas kepala dan lakukan senam hamil.
Berikut beberapa contoh olahraga senam yang dapat Anda lakukan semasa kehamilan, yaitu:
1.      Rileks. Duduk bersila. Pandangan ke depan. Kedua tangan arahkan ke depan. Tarik nafas perlahan, simpan sebentar, lalu buang nafas pelan-pelan. Lakukan secara belulang-ulang.
2.      Mengayun-ayunkan kaki. Duduk di kursi agak tinggi atau meja sangkan kakinya ga menyentuh lantai. Letakan tangan Anda ke belakang. Ayunkan kaki ke depan dan ke belakang secara pelan-pelan beberapa kali. Setelah itu, ayunkan kaki ke samping, ke kiri dan ke kanan.
3.      Maju menekuk lutut. Berdiri lurus disebelah kursi sambil megeng kursi dengan tangan kiri untuk menjaga keseimbangan. Tarik nafas sambil melangkah ke depan dengan satu kaki dan tubuh Anda lebih rendah sampai 90˚ di kedua lutut. Buang nafas sambil kembali lagi ke posisi semula (berdiri). Cobalah untuk melakukan 10-15 pengulangan.
4.      Tarik kaki ke atas dan ke bawah. Posisi tubuh berbaring. Gunakan siku untuk bersandar. Angkatlah kaki ke atas kira-kira 6 inci dari kaki bawah. Kemudian turunkan kembali kaki ke bawah. Ulangi sebanyak 20 kali dengan cepat tanpa istirahat.
5.      Menekuk lutut. Berdirilah dengan tegak, lebarkan kaki kiri. Dengan jarak kedua kaki 12 inci. Turunkan dan tekuk kedua lutut. Dan kembali lagi ke posisi awal. Cobalah diualangi sekitar 15 kali.
6.      Naik turun. Berdiri sekitar satu kaki di samping balok (tinggi balik 12-18 inci). Biarkan lengan Anda menggantung nyaman. Jaga punggung lurus dan naik ke atas balok dengan kaki kanan Anda. Dengan gerakan pasti dan terkendali perlahan-lahan tarik tubuh ke atas dengan menggunakan kaki kanan Anda. Pada saat turun, gunakan kaki kiri terlebih dahulu. Ulangi posisi awal dan seterusnya. Cobalah lakukan pengulangan gerakan itu 20-30 kali.
7.      Bermain dumbel. Letakkan bola lentur besar (bola swiss) di antara punggung dan dinding tembok. Pegang dumbel di masing-masing tangan dengan telapak tangan menghadap tubuh. Tekuk ke dua lutut ke bawah sedikit lalu tahan. Naik turunkan dumbel dengan kedua tangan anda. Cobalah laikukan 10-15 kali pengulangan.
8.      Bermain bola swiss. Bola lentur besar (bola swiss) diletakkan di antara punggung dan dinding. Bersandar di bola swiss dengan ke dua kaki Anda. Tarik nafas sambil perlahan-lahan turunkan tubuh, membungkuk di pinggul dan lutut. Setelah Anda merasa nyaman, turunkan lagi posisi Anda namun jangan melebihi 90˚ di lutut. Buang nafas sambil meluruskan kaki dan kembali ke posisi semula. Cobalah diulangi lagi.
9.      Bola dengan dumbel. Letakkan bola lentur besar (bola swiss) di antara punggung dan dinding tembok. Buka kaki selebar bahu dan pastikan jari-jari kaki menunjuk ke depan. Jangan mengunci lutut, biarkan lengan Anda menggantung nyaman di sisi Anda dengan telapak tangan memegang dumbel. Kemudian perlahan-lahan tekuk lutut hingga 90˚. Ambil 3 detik untuk turun, tahan selama 3 detik. Lalu ambil 2 detik untuk naik, tahan selama 3 detik. Dan kembali ke posisi berdiri dengan lutut ditekuk sedikit. Cobalah diulangi lagi
10.  Jongkok dengan overhead press. Awali dengan berdiri, kaki agak terpisah, lutut sedikit menekuk. Pegang satu dumbel di masing-masing tangan, telapak tangan menghadap tubuh. Buang nafas dengan kaki mengarah ke depan, geser keluar kaki kanan sampai lebih lebar dari pinggul. Kemudian jongkok lurus ke bawah lalu angkat ke atas dumbel. Tarik nafas sambil turunkan dumbel kembali ke bahu saat Anda berdiri lagi sembari menarik kaki kanan kembali ke posisi semula. Cobalah ulangi sebanyak 10-15 kali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar