Berikut ini,
beberapa masalah yang biasanya muncul setelah ibu melahirkan bayinya:
1. Keletihan
Ibu akan
mengalami keletihan setelah melelui proses persalinan yang penuh perjuangan. Disamping
itu, setelah melahirkan jarang sekali istrirahat dan selalu bangun malam karena
ibu harus meyusui, mengganti popok kalau si bayi buang air, di tambah lagi
siangnya melakukan pekerjaan lain yang berhubungan dengan sang bayi dan juga
urusan rumah tangga lainnya. Meskipun keletihan tapi merupakan hal yang biasa
terjadi.
Oleh karena
itu, ibu dapat sedikit menguranginya dengan mempergunakan waktu sebaik-baiknya
untuk beristirahat pada saat bayi sedang tidur, baik siang maupun malam hari.
Mintalah bantuan dari orang-orang terdekat (terutama suami) untuk membantu
meringankan pekerjaan, jika memungkinkan. Supaya badan tetap sehat, makanlah
makanan bergizi dan dalam jumlah yang cukup. Jangan lupa juga asupan air yang
cukup, karena kekurangan cairan akan membuat tubuh menjadi lemas.
2. Kontraksi
rahim
Kontraksi
ini merupakan usaha untuk mengerutkan pembuluh darah yang terbuka karena
terpisahnya plasenta
(ari-ari) dan kembalinya rahim ke ukuran dan lokasi seperti sebelum melahirkan.
Seperti kejang atau kram perut. Kontraksi ini akan makin terasa ketika ibu
menyusui, karena pengisapan payudara oleh bayi akan melepaskan hormon oksitosin, yaitu hormon
yang dapat merangsang terjadinya kontraksi. Bila terjadi demikian, tak perlu
dikhawatirkan karena itu merupakan hal yang wajar.
3. Mengeluarkan
darah
Masa nifas
merupakan proses pendarahan setelah melahirkan yang harus dilalui oleh para
ibu. Apabila tiba-tiba terjadi keluar darah lagi dengan deras, padahal
sebelumnya selama satu atau dua hari jumlah pengeluaran darah sudah berkurang.
Itu biasanya terjadi karena ibu kecapekan setelah melakukan aktivitas tertentu.
Oleh karena itu, segealah untuk beristirahat, mengingat kondisinya yang masih
lemah.
4. Bermasalah
saat buang air kecil
Banyak dari
ibu sehabis melahirkan (selama 24 jam setelah melahirkan) yang mengalami
kesulitan saat buang air kecil. Ada juga dari beberapa ibu sama sekali tidak
merasa ingin buang air kecil. Atau, ada pula yang bisa melakukannya tapi dengan
disertai rasa nyeri. Akan tetapi, dalam waktu 6 – 8 jam katong kemih sangat
perlu untuk dikosongkan. Itu untuk menghindari terjadinya infeksi saluran
kemih. Bila terjadi hal seperti itu, maka segeralah bangun dari tempat tidur
dan berjalan-berjalan, jika itu memungkinkan. Lalu, perbanyak minum air agar
rasa ingin buang air kecil datang. Bila rasa ingin buang air kecil tak kunjung
datang, Anda dapat menggunakan metode lain. Yaitu: Anda duduk berendam di air
hangat atau dengan mendinginkan menggunakan bungkusan es. Cara-cara tersebut
dapat menimbulkan keinginan untuk buang air kecil.
5. Sulit buang
air besar
Kembalinya
fungsi normal usus setelah melahirkan dapat terganggu karena dipengaruhi oleh faktor
fisik maupun psikologis (kejiwaan). Seperti, otot-otot perut yang membantu
proses pembuangan telah mengalami peregangan selama kelahiran, sehingga menjadi
kurang efektif dalam melakukan tugas ini.
Selain itu,
penyebab lainnya adalah karena usus besar mungkin mengalami trauma selama
persalinan sehingga menjadi lamban dalam bekerja. Namun, faktor terbesar yang
menyebabkan hambatan untuk buang air besar adalah faktor psikologis seperti
takut jahitan terbuka, malu, atau perasaan tertekan.
Berikut ini
beberapa cara untuk memperlancar proses buang air besar:
- Hendaknya ibu menghilangkan kekhawatiran untuk buang air besar, salah satunya adalah jangan terlalu takut jika jahitan akan terbuka.
- Makan makanan yang berserat (sayur dan buah) dan banyak minum air.
- Jika kondisi memungkinkan, segera bangun dan berjalan-jalan
- Usahakan untuk segera ke toilet (jangan menunda) saat merasakan dorongan untuk buang air besar.
6. Wasir
Wasir atau
ambeyen disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang terdapat pada anus atau dubur.
Keadaan ini bisa menyebabkan nyeri, gatal, panas, dan kadang berdarah.
Seringkali ibu hamil mengalami wasir, terutama pada trimester terakhir dari
masa kehamilannya.
Pada waktu
persalinan, terjadi tekanan keluar yang kuat pada anus, dan tekanan ini dapat
memperparah wasir yang sudah ada atau membentuk wasir yang sebelumnya belum
ada. Ada beberapa usaha yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak enak
dan mempercepat penyembuhan wasir, yaitu:
- Pertahankan keteraturan buang air besar supaya tidak terjadi sembelit yang akan memperparah keadaan wasir.
- Bisa melakukan kompres panas atau dingin, sesuai dengan kenyamanan masing-masing. Atau, bisa juga melakukan kompres secara bergantian antar panas dan dingin.
- Tidur atau berbaring dalam posisi miring, hindari posisi telentang.
- Hindari berdiri atau duduk terlalu lama. Gunakan bantalan yang empuk ketika duduk.
- Jika wasir sangat mengganggu dan tidak kunjung reda, periksakan ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat yang dimasukkan lewat anus.
7. Jalani dengan
sabar dan ikhlas
Kehadiran
sang buah hati, di samping mendatangkan kebahagiaan juga sesuatu hal yang
merepotkan karena semua kenyamanan, waktu istirahat dan lain sebagainya. Tapi
bila dijalani dengan penuh keihlasan dan kesabaran, maka itu tak menjadikan hal
yang merepotkan, bahkan kebahagiaan yang timbul.
Di samping
itu, gunakanlah kesempatan sebaik-baiknya untuk membentuk anak yang soleh dan
solehah. Karena anak merupakan amanah dari Tuhan kepada kita. Tidak jarang
pasangan suami-istri yang tak kunjung dikaruniai keturunan, padahal mereka
sangat menginginkan kehadirannya. Oleh karena itu bersabar, ikhlas dan
tawakallah kepada Tuhan, karena itu semua merupakan ladang amal ibadah
kita.
8. Berat badan
Para
kaum hawa banyak yang ketakutan setelah melahirkan karena akan mengubah
penampilan sehingga jadi kurang percaya diri dan pakaian sudah tak muat lagi.
Memang, kebanyakan dari wanita yang sudah melahirkan tubuhnya akan lebih melar.
Begitu juga dengan perut yang masih buncit seperti ketika hamil 4-5 bulan,
perut kendur dan menggelambir, panggul melebar, berat badan masih tersisa 5-30
kg. Masalah tersebut juga tidak mudah untuk diatasi, karena umumnya ibu lebih
fokus pada bayi.
Selain
itu, untuk melakukan diet akan terbentur dengan masa menyusui (memberikan ASI/ASI
Eksklusif). Hal itu karena anggapan ibu menyusui harus mengkonsumsi
makanan yang banyak dengan tujuan untuk meningkatkan produksi dan kualitas ASI.
Sebenarnya langkah yang lebih tepat adalah memperhatikan pola makan yang baik
dan bergizi, bukan makan secara berlebihan. Pola makan yang teratur akan
membantu mengurangi simpanan lemak semasa kehamilan.
Pengaturan pola makan yang bisa diterapkan:
a. Mengurangi porsi lemak pada makanan, dengan tetap memperhatikan
porsi pemenuhan protein untuk pertumbuhan.
b. Memperbanyak konsumsi serat seperti sayur dan buah-buahan.
c. Minum air putih ± 2 liter sehari, atau ±10 gelas sehari.
d. Kurangi stres.
e. Olahraga
rutin dan teratur.
f. Alat
Bantu. Proses pelangsingan
tubuh setelah melahirkan memerlukan alat bantu. Bengkung atau gurita merupakan
alat bantu tradisional yang sering digunakan untuk perawatan sehabis
melahirkan.
9. Baby Blues. Baby Blues adalah sindrom bagi ibu (terutama ibu baru) dalam
menghadapi hari-hari pertama setelah melahirkan. Karena perubahan drastis yang
terjadi antara sebelum bayi lahir dan setelah bayi lahir. Ini bisa terjadi pada
hampir setiap wanita yang baru melahirkan. Karena, di saat baru melahirkan, ibu
akan merasa lelah lahir batindan gejoolak perubahan hormon juga dapat
mempengaruhi emosi ibu, karena itu diharapkan suami dapat berperan banyak di
sini.
Untuk mengurangi efek baby blues adalah cari informasi sebanyak mungkin sebelum kelahiran bayi. Di samping itu, peran keluarga (terutama suami) akan membantu mengurangi efek baby blues ini. Support dari keluarga dalam merawat bayi tentunya akan sangat membantu ibu yang masih kecapaian pasca persalinan dan menenangkan hati ibu.
10. Organ kewanitaan kendur setelah melahirkan
Semua wanita
akan mengalami pengenduran organ kewanitaan karena adanya proses melahirkan. Tapi
Anda dapat menguranginya dengan melakukan perawatan. Yaitu: pertama, untuk menjaga kesehatan organ
intim, ceboklah dengan air rebusan daun sirih yang mengandung antiboitik sehari
sekali. Kedua, olahraga rutin dan teratur. Salah satu olahraga yang baik untuk
keperluan ini adalah senam body language
sehingga otot pinggul dan organ intim kencang. Ketiga, Kurangi mengkonsumsi daging, agar orga intim tidak berbau
menyengat. Dan, perbanyak makan buah dan sayur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar